Atlet Taekwondo Sragen Raih 8 Medali di Ansan Cup Korsel

 

berita_692719_800x600_IMG-20190711-WA0034Kabupaten Sragen kembali menorehkan prestasi gemilang melalui ajang kejuaraan Persahabatan Internasional Taekwondo Ansan Cup 2 tahun 2019 di Kota Ansan Korea Selatan, pada Minggu (07/7) kemarin.

Sebanyak 8 medali berhasil diraih oleh atlet – atlet muda asal Sragen. Diantaranya 3 medali emas nomor kyorugie diraih oleh Ahmad Dzaki Yassin Tohari (SMP Muh Al Qalam Gemolong), Ridho Lauza Eka Wardana (MIN 9 Sragen), Mayahening Mutiara Dewi (SMP N 1 Sragen), dan 1 medali emas nomor poomsae diperoleh Salsabila Asyifa (SMP N 2 Sragen). Kemudian 1 medali perak nomor kyorugie diraih oleh Liafiardiva Rasikah An Khanam (asal Gemolong), sementara 3 medali perunggu nomor kyorugie diraih oleh Huntea Radu Santugo (SMP N 1 Sragen), Nurul Latifah (SMP N 1 Sragen) dan Akhiles Laurientcius (SMP N 1 Gemolong).

Selain itu, juara 1 sekaligus pemain terbaik putri juga berhasil diraih oleh Mayahening Mutiara Dewi. Ke-delapan atlet tersebut didampingi Official Bhirawa Sragen Heri Adi Prabowo dan Purnomo.

Official Bhirawa Sragen Heri Adi Prabowo mengatakan Kabupaten Sragen baru pertama kali mengikuti kejuaraan taekwondo diluar negeri.

“Salah satu alasan kita pilih Kota Ansan (Korea Selatan), karena tim taekwondo Ansan pernah berkunjung ke Sragen 2 kali,” jelas Heri.

Ia menambahkan ada 2 daerah di Indonesia yang mewakili Indonesia diajang kejuaraan taekwondo tingkat internasional tersebut.

“Selain Sragen, juga ada dari Sukoharjo. Ada juga peserta negara lain yang ikut perlombaan ini, ada dari China, Kirgizstan, Malaysia dan Korea sendiri,” imbuhnya.

Heri berharap kedepan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan untuk menambah pengalaman sekaligus memotivasi atlet – atlet asal Sragen dalam meningkatkan prestasi olahraga dikancah Internasional.

“Mengirimkan atlet – atlet keluar negeri sebagai ajang menambah jam terbang dan pengalaman bertanding bagi atlet. Dan bisa memotivasi bagi atlet yang lain,” harapnya.

Kegiatan pertandingan dilaksanakan 1 hari dihari minggu kemudian di lanjut dengan mengikuti training camp bagi atlet dan pelatih selama 2 hari di Ansan dan Kukkiwon.