Kementerian Pariwisata RI Sosialisasikan Pemasaran Pariwisata

20190813_094908

Sragen 13 Agustus 2019 Dispora Kabupaten Sragen menyelenggarakan Sosialisasi Pemasaran Pariwisata di Hotel Surya Sukowati Sragen dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pariwisata RI. Hadir pada acara ini Drs I. Yusep Wahyudi, M.Si Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Sragen, Bpk. Putu Ngurah dari Kemenpar, Rinto Subekti, SE., MM. dari Komisi X DPR RI, dan diikuti para pelaku pariwisata di Kabupaten Sragen.

Dalam Sambutannya Bp. Yusep mengatakan bahwa potensi pariwisata di Sragen belum digarap secara maksimal. Sragen adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur di sebelah timur, di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Grobogan, sebelum barat dengan Boyolali, sebelah selatan dengan Karanganyar, dengan luas 941,55 km2 yang sebagian besar adalah lahan pertanian dimana Sragen adalah lumbung padi nasional setelah Banyumas di Provinsi Jawa Tengah. Sragen dilewati jalan tol dan jalur kereta api adalah salah aset yang luar biasa untuk pengembangan pariwisata di Sragen. Kabupaten Sragen  mempunyai banyak destinasi wisata, yaitu: Museum Purbakala Sangiran, wisata Religi Gunung Kemukus, Pemandian Air Panas Bayanan, Kolam Renang Kartika, Taman Sukowati Sragen, yang dikelola swasta seperti Dayu Park, kolam renang Doeng Cuwo, yang dikelola pemerintah desa (BUMD) seperti:  Boyolayar, perkebungan klengkeng di Desa Sigit, Waterboom Kebon Agung, dan yang dikelola perorangan kaitannya dengan produk-produk rumah tangga, beberapa desa menjadi pusat pembuatan batik di kecamatan Plupuh dan Masaran, dimana batik Sragen menjadi salah satu penyangga terbesar batik di Solo.

Sementara itu Rinto Subekti menjelaskan bahwa Sektor Pariwisata menyumbang devisa negara     terbesar kedua setelah minyak kelapa sawit . Komisi X DPR RI bermitra dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  serta Badan Ekonomi Kreatif untuk menghasilkan undang-undang untuk pengembangan Pariwisata Indonesia, antara lain menghasilkan Undang-undang No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.