Pembangunan Gerbang New Kemukus Sragen

gerbang-kemukus

SRAGEN — Proyek New Kemukus senilai Rp80 miliar dimulai dengan membangun gerbang Kemukus di wilayah Dukuh Barong, Desa Pendem, Sumberlawang, dan di wilayah Desa Bagor, Kecamatan Miri, Sragen, pada 2020. Gebang Kemukus tersebut didesain futuristik dengan konsep seperti boulevard melingkar.

Untuk kebutuhan lahan gerbang Kemukus itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk pembebasan lahan. Pemkab Sragen sudah mengawasi pembangunan objek wisata Gunung Kemukus itu pada 2019.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) Sragen, Sri Wahyuni, mengatakan selama 2019 Pemkab Sragen sudah membangun 16 unit warung suvenir, MCK, dan pelataran pembilasan kain slambu. Selain itu ada pengadaan lampu penerangan supaya Gunung Kemukus tak terkesan angker.

 “Pembangunan tahap berikutnya menggunakan konsep New Kemukus dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat [Kemen PUPR] yang bersumber dari APBN senilai Rp80 juta. Pembangunan dimulai 2020 ini tetapi pada tahap ini berapa alokasi anggaran dari APBN belum diketahui. Yang jelas, kami diminta menyediakan lahan sehingga kami menyediakan dana Rp1 miliar untuk pengadaan lahan,” ujar Sri.

Dia menjelaskan dana Rp1 miliar itu digunakan untuk penyediaan lahan gerbang Kemukus di Desa Pendem dan Desa Bagor masing-masing seluas 375 meter persegi dan 460 meter persegi. Pembangunan diserahkan kepada Kementerian PUPR.

Kabid Destinasi Pengembangan Pariwisata Dispora Sragen Muhtar Ahmadi mengatakan pembangunan New Kemukus dilaksanakan multiyears dan dikerjanya 2020-2021. Dia menjelaskan teknis pekerjaannya ada di Kementerian PUPR. Muhtar menyampaikan hasil paparan perencanaan detaing engineering design (DED) sementara yang diterima dari Kementerian PUPR.

Berdasarkan dokumen yang disampaikan Muhtar, perencanaan New Kemukus dibagi menjadi empat pekerjaan pokok, yakni nilai penting kawasan Gunung Kemukus; konsep dan rencanaan penataan; program penataan dan pengembangan; dan kebutuhan lahan dan status.

Dalam program penataan dan pengembangan New Kemukus dibagi menjadi delapan penataan, mulai dari Penataan Gebang Barong dan Penataan Gerbang Bagor yang dimulai 2020.

Setelah itu dilanjutkan pada penataan dermaga dan ruang terbuka hijau Sumberlawang. Kemudian dilanjutkan dengan penataan area penerimaan dan visitor center, penataan parkir dan ruang terbuka hijau Miri. Lalu penataan sirkulasi jalan lingkungan; penataan sendang ontrowulan; penataan area situs petilangan Pangeran Samodro; pengembangan viewing deck Gunung Kemukus; penataan rumah terbuka publik tempian air; penataan fasilitas umum komunitas; hingga akhirnya penataan prasarana lingkungan. (dikutip dari solopos.com)