Desa Sepat Sragen Bakal Buka Pasar Tempo Dulu

sepat-Sragen

Sragen — Pemerintah Desa (Pemdes) Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen, berencana membuka Pasar Tempo Dulu pada Maret mendatang.

Pasar dibuka untuk mengakomodasi banyaknya warga Desa Sepat yang bekerja sebagai pengrajin perabotan atau perkakas rumah tangga dan aneka jajanan tradisional.

Kepala Desa Sepat, Mulyono, mengatakan untuk membuka Pasar Tempo Dulu, Pemdes Sepat sudah menggelar studi banding ke Pasar Doplang, Slogohimo, Wonogiri.

Pasar Tempo Dulu akan menempati tanah kas desa yang berada tak jauh dari Pasar Pucuk.

“Jika tidak ada halangan, Pasar Tempo Dulu itu akan dibuka pada Maret. kawaii licorne Sekarang kami masih mendata jumlah pedagang yang mau ambil bagian di pasar ini. coque iphone Kebetulan kan ada banyak pengrajin perabot rumah tangga dan aneka jajanan tradisional di desa ini. coque iphone Nanti kami data dulu, setelah itu kami rembuk bersama tokoh masyarakat untuk mempersiapkannya,” jelas Mulyono.

Mulyono menjelaskan Pasar Tempo Dulu akan dikelola secara bergotong royong oleh warga desa. coque iphone Pasar Tempo Dulu akan dibuka setiap akhir pekan. coque samsung Dengan begitu, para pecinta kuliner tradisional bisa memanjakan lidahnya setiap akhir pekan.

Mulyono optimistis Pasar Tempo Dulu itu bisa meningkatkan taraf hidup warganya mengingat warga di desa ini tak cukup mengandalkan hasil pertanian dengan pola tadah hujan.

“Hasil studi banding ke Wonogiri, kami dapat informasi bila perputaran uang di Pasar Tempo Dulu di sana itu mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta. Padahal itu pasar itu hanya dibuka selama tiga jam dari pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB,” papar Mulyono.

Untuk membantu pendanaan, Mulyono berencana memberikan dana stimulan yang bersumber dari dana desa (DD).

“Pengelola Pasar Tempo Dulu ini adalah relawan murni, bukan pemerintah desa.