Himbuaun Terkait Penanganan COVID-19 di Kabupaten Sragen

2021-06-15_12h35_53

BUPATI SRAGEN dr. Hj. KUSDINAR UNTUNG YUNI SUKOWATI

Masyarakat Kab. Sragen yang saya cintai dan saya banggakan, berkenaan dengan hasil Epidemiologi terakhir di Kab Sragen. Saat ini berada di Zona Merah dengan resiko tinggi, untuk itu kami akan segera membuat Instruksi Bupati, terkait dengan aturan terkait peribadatan, bagaimana kegiatan ekonomi dan bagaimana kegiatan masyarakat, mari warga masyarakat Sragen patuhi protokol kesehatan, semoga COVID 19 segara terkendali. Monggo sesarengan bergotong royong menangani COVID 19

MINANUL AZIS (KETUA MUI KAB SRAGEN)

Menghimbau Masyarakat Sragen, untuk diketahui Sragen berada di Zona Merah, oleh karena itu harus sangat berhati-hati, kita melaksanakan ibadah dengan hati-hati, kita harus melaksanakan dalam keadaan darurat, melaksanakan fatwa MUI, diantaranya dalam keadaan darurat.Dalam keadaan darurat kita boleh melaksanakan Sholat Jumat, diganti dengan Sholat Dhuhur di rumah , kita diperbolehkan tidak berjamaah di masjid, kita diperbolehkan tidak berjabat tangan, semuannya dalam rangka menjaga keselamatan jiwa. Karena itu karena ibadah sifatnya adalah berhubungan dengan Allah SWT dan ibadah bersifat ada yang ‘azimah dan rukhshah, maka dalam keadaan darurat ibadah itu bisa mendapatkan dispensasi dari Allah SWT, yang asalnya di masjid bisa diganti dengan Sholat Dhuhur di rumah. Akan tetapi dalam hal masalah yang menyangkut masalah menjaga ekonomi, menjaga harta, maka ini tidak ada dispensasi. Itu kami mohon kepada umat Islam untuk tidak iri hati, mengapa di Masjid dilarang tapi di pasar tidak dilarang, karena sholat di masjid ada dispensasi untuk diganti sholat di rumah. Sedangkan untuk urusan perut tidak ada dispensasi.

FKUB KAB. SRAGEN

Berkenaan dengan COVID 19, dimana Kabupaten Sragen sedang dalam zona merah, kami keluarga besar FKUB Kab. Sragen menghimbau kepada masyarakat Sragen untuk senantiasa beribadah di rumah, dari tanggal 15 sampai 30 Juni 2021, mari kita bersama-sama untuk bisa memutus mata rantai penyebaran COVID 19 agar Kabupaten Sragen ini bebas dari Zona Merah sampai nanti bisa ke Zona Hijau. Sekali lagi menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa bisa menjaga agar tidak menyebarkan COVID 19, baik itu di masyarakat maupun dikeluarga, apalagi di tempat-tempat ibadah