Desa Wisata Sukorejo Sragen akan Buka Sentra Durian 25 hektar

suko

SRAGEN – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo mengembangkan Wisata Sentra Durian di Gunung Sigit. Objek wisata ini menempati lahan seluas 25 ha. Terdapat 15 perusahaan yang bersedia berinvestasi dalam pengembangan Wisata Sentra Durian Desa Sukorejo.

Ketua Pokdarwis Desa Sukorejo, Febriyanto, mengatakan bahwa Desa Sukorejo memiliki banyak keunggulan, antara lain mendapatkan penghargaan sebagai Desa Mandiri Energi kategori mapan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng dan pengembangan ketahanan pangan lewat Jali.

Febriyanto mengungkapkan bahwa Pokdarwis bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukorejo dan masyarakat berupaya mengembangkan Wisata Sentra Durian di Gunung Sigit. Penanaman pohon durian perdana direncanakan dilakukan pada 15 September 2022 dengan menghadirkan Bupati Sragen, Ibu Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Dari total lahan yang tersedia seluas  25 ha, terdapat 9,3 ha lahan sudah siap ditanami durian.

“Jadi nanti pengelolanya petani yang bekerja sama dengan Pokdarwis dan BUMDesa. Sebelum menanam durian, sumber air harus disiapkan dahulu. Kodim Sragen berencana membuat pompa hidran dari embung yang dialirkan ke Wisata Sentra Durian, sedangkan dari 15 perusahaan yang tertarik berinvestasi, ada yang sudah memberikan bantuan Rp215 juta untuk pengembangan tahap awal”, jelasnya.

“Konsep dari Wisata Sentra Durian ini adalah pengunjung harus membayar tiket masuk, dan bebas memetik durian sendiri sesuai yang mereka mau, kemudian durian yang dipetik ditaksir harganya. Wisata Sentra Durian nantinya dikelola oleh petani”, tambahnya. (dikutip dari Solopos)