AYO KUNJUNGI SANGIRAN

SITUS KEPURBAKALAAN SANGIRAN

  • Kawasan Sangiran ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 070/0/1977, tanggal 15 Maret 1977. Kemudian oleh Komite World Heritage UNESCO pada peringatannya yang ke – 20 di Merida, Mexico ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia nomor 593. Kawasan Sangiran kemudian sangat dikenal di tingkat internasional.
  • Situs ini sudah mengalami masa penghunian oleh manusia purba yang paling lama dibandingkan situs-situs lainya, yaitu selama lebih dari 1 juta tahun

Areal sebaran temuannnya sangat luas, yaitu ± 56 Km_, yang terdiri dari 3 Kecamatan di wilayah Kabupaten Sragen (Gemolong, Plupuh dan Kalijambe) dan satu Kecamatan di kabupaten Karanganyar (Gondangrejo).

Temuan fosil manusia purba Homo erectus mencapai lebih dari 70 individu yang merupakan 65% temuan fosil sejenis di seluruh Indonesia dan 50% dari populasi Homo erectus di seluruh dunia

  • Jejak-jejak tinggalan masa lampau sejak 2 juta tahun yang lalu sampai 200.000 tahun yang lalu masih dapat ditemukan hingga saat ini sehingga para ahli dapat merangkai sebuah benang merah sebuah sejarah yang pernah terjadi di Sangiran secara berurutan.
  • Bumi Sangiran mengandung kekayaan yang terpendam dan merupakan aset dunia yang harus dijaga dan dilestarikan.
  • Fasilitas-fasilitas yang ada sebagai berikut:
    • Menara Pandang : Terletak di Dusun Pagerjo, Desa Krikilan, Kec. Kalijambe yang merupakan lokasi untuk melihat panorama Sangiran yang merupakan sebuah cekungan (depresi) dari ketinggian.
    • Audio Visual : Merupakan ruangan untuk menyaksikan film animasi tentang kehidupan manusia purba pada masa lampau untuk memepermudah interpretasi dari para pengunjung tentang jaman prasejarah.
    • Wisma Sangiran: Sebuah penginapan dengan gaya tradisional yang merupakan tempat penginapan bagi para peneliti yang melakukan research di Sangiran. Dengan fasilitas yang bagus dan dilengkapi dengan pendopo asli model Jawa Tengah.
    • Museum: Merupakan center obyek yang merupakan tempat pendisplay-an koleksi temuan dan tempat menyimpan semua temuan fosil dari Sangiran. Koleksinya mencapai 13.865 buah fosil binatang maupun tumbuhan yang merupakan data penting untuk mengungkap kehidupan masa lampau. Koleksi ini sebagian beasar ditemukan oleh masyarakat secara tidak sengaja yang kemudian diserahkan pada museum dan masyarakat mendapat ganti rugi dari pemerintah sebagai penghargaan karena telah menyelamatkan tinggalan budaya masa lampau.
    • Museum Lapangan: Merupakan Museum terbuka di sekitar kawasan Situs Sangiran yang merupakan zona inti tempat ditemukannya fosil-fosil dan singkapan stratigrafi yang sangat penting untuk perkembangan ilmu pengetahuan.

Mobil Sangiran: Merupakan salah satu sarana transportasi untuk keliling lokasi yang merupakan lokasi penemuan fosil-fosil manusia maupun binatang beserta hasil budayanya.

manyarejo (10) manyarejo (8) manyarejo (4) manyarejo (3) manyarejo (1)

Sragen Walker

Sragen Walker

ngebung (6) ngebung (7)